Selasa, 07 Maret 2017

GEOGRAFI PT2

15. Jelaskan dengan gambar karakteristik lapisan atmosfer
Jawaban:  

a. Troposfer 
Troposfer adalah lapisan penyusun atmosfer yang letaknya paling dekat dengan permukaan bumi. Sekitar 80% massa atmosfer terdapat pada lapisan ini. Ketinggian lapisan troposfer di Permukaan Bumi tidak sama. Ketinggian troposfer di daerah kutub sekira 8 km, di daerah khatulistiwa 16 km, dan di daerah. Lintang tinggi sekira 12 km. Pada lapisan troposfer berlaku hukum gradien geotermis, yaitu semakin tinggi suatu tempat suhunya semakin dingin. Setiap kenaikan ketinggian 100 m terjadi penurunan suhu sekira 0,6-1 derajat celcius. Peristiwa yang terjadi di lapisan troposfer antara lain awan, hujan, petir, dan tempat mengudara pesawat terbang.
b. Stratosfer
Stratosfer adalah lapisan yang terletak di atas lapisan troposfer. Batas antara lapisan troposfer dan stratosfer disebut tropopause. Sekira 19,9% massa atmosfer terdapat pada lapisan ini. Lapisan stratosfer terletak pada ketinggian 15-55 km. Pada lapisan stratosfer berlaku hukum isotermis, yaitu suhu udara bertambah tinggi seiring dengan naiknya ketinggian tempat. Kenaikan suhu disebabkan oleh adanya lapisan ozon pada ketinggian 20 km. Lapisan ozon mampu menyerap radiasi ultraviolet dari Matahari.
c. Mesosfer
Mesosfer adalah lapisan yang terletak di atas lapisan stratosfer. Batas antara lapisan troposfer dan mesosfer disebut stratopause. Sekira 0,999% massa atmosfer terdapat pada lapisan ini. Lapisan mesosfer terdapat pada ketinggian 55-80 km. Pada lapisan mesosfer kembali berlaku hukum geotermis. Penurunan suhu yang terjadi sebesar 0,4 derajat celcius setiap kenaikan 100 m. Suhu terendah pada lapisan ini dapat mencapai -100 derajat celcius. Massa udara dingin tersebut mampu membakar meteor dan benda langit lain yang hendak masuk ke Bumi. Pada Mesosfer terdapat lapisan yang bermuatan listrik pada ketinggian 70 km. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya fenomena awan pijar yang berasal dari uap air atau debu meteor.
d. Termosfer
Termosfer adalah lapisan yang terletak di atas lapisan mesosfer. Batas antara lapisan mesosfer dengan termosfer disebut mesopause. Sekira 0,001% massa atmosfer terdapat pada lapisan ini. Lapisan ini terletak pada ketinggian 85-500 km. Lapisan ini disebut juga ionosfer karena terjadi ionisasi gas-gas oleh radiasi Matahari. Lapisan ini mampu memantulkan gelombang radio sehingga alat-alat komunikasi seperti radio dan televisi dapat beroperasi. Lapisan termosfer ditandai dengan kenaikan suhu dari -100 derajat celcius sampai ribuan derajat celcius. Suhu pada lapisan termosfer mengalami kenaikan seiring pertambahan ketinggian.
e. Eksosfer
Eksosfer adalah lapisan atmosfer yang paling luar. Lapisan eksosfer terdapat pada ketinggian lebih dari 500 km. Batas antara termosfer dengan eksosfer disebut termopause. Kandungan gas utama pada lapisan eksosfer adalah hidrogen. Fenomena yang ditemui pada lapisan ini adalah cahaya redup yang disebut zodiakal dan gegenschein. Cahaya tersebut dihasilkan dari pantulan sinar Matahari oleh debu meteorit di angkasa. Pada lapisan eksosfer hampir tidak terdapat gaya gravitasi sehingga semua benda melayang-layang. Hal ini disebabkan oleh jaraknya yang sangat jauh dari inti Bumi.
16. Jelaskan macam hujan menurut terjadinya dan letaknya
Jawaban:

1. Hujan siklonal

Hujan siklonal terjadi karena adanya udara yang panas, suhu lingkungan yang tinggi serta bersamaan dengan angin yang berputar putar. Biasanya terjadi di daerah yang di lewati garis khayal khatulistiwa atau ekuator. Hal ini di sebabkan karena adanya pertemuan antara angin pasat timur laut dengan angin pasat tenggara. Setelah itu angin tersebut naik, lalu menggumpal di atas awan yang berada di garis ekuator.
Setelah awan tersebut sampai pada titik jenuhnya, hujan ini akan mengawali  dengan mendung yang sangat gelap setelah itu turunlah hujan yang membasahi keseluruh permukaan bumi yang memberikan dampak positif kepada seluruh makhluk hidup yang hidup di bumi dan dinantikan oleh makhluk hidup yang ada di bumi.

2.Hujan orografis

Merupakan hujan yang terjadi karena adanya angin yang mengandung uap air, kemudian arah pergerakannya secara horizontal. Perjalanan angin tersebut harus melewati pegunungan yang menyebabkan suhu angin menjadi dingin akibat adanya proses kondensasi (saat melewati pegunungan tadi).
Lalu pembentukan titik-titik air yang mulai mengendap yang akan menyebabkan terjadinya hujan pada lereng gunung yang menghadap ke arah datangnya angin tersebut yang biasanya bergerak secara horizontal, dan angin akan bertiup terus mendaki pengunungan dan menuruni lereng tetapin angin tidak membawa uap air lagi sehingga di lereng yang membelakangi arah datangnya angin tidak akan turun hujan. Kemudian karena berat massa air yang semakin besar, di mana tidak mampu di bawa oleh angin, maka turunlah hujan di atas pegunungan.

3.Hujan frontal

Hujan jenis ini bisa terjadi karena adanya pertemuan antara massa udara yang dingin dan suhu yang rendah dengan massa udara yang panas dan suhu yang tinggi. Saat bertemu, suhu udara yang rendah dan massa udara yang dingin lebih berat dari pada suhu tinggi dan massa udara yang panas, menyebabkan uap yang di bawa udara dingin jatuh dengan lebat di atas permukaan bumi. Biasanya perbedaan ke dua massa tersebut bertemu di bidang front, yakni salah satu tempat yang paling mudah terjadi kondensasi dan pembentukan awan. Itulah mengapa nama hujan ini adalah hujan frontal.

Biasanya hujan frontal terjadi di daerah yang berada pada letak astronomis lintang sedang atau pertengahan lintang utara dan selatan. Jika daerah yang beriklim tropis (berada sekitar garis ekuator) mengalami hujan ini, maka yang keluar bukan sekedar hujan biasa tapi sampai hujan es. Hal ini bisa terjadi karena adanya penyinaran matahari yang menyebabkan air di samudra, laut, rawa rawa dan tempat lainnya naik ke atas secara konveksi sehingga menyebabkan proses kondensasi dan pembentukan awan. Akibat titik udara yang naik secara konveksi tadi sangat dingin, bahkan suhunya mencapai di bawah 0 celcius. Air yang naik tersebut menjadi beku, dan saat awan sudah sampai pada titik jenuh, turunlah hujan ke daerah tropis. Biasanya bukan hanya air yang turun, juga Kristal Kristal es.

4. Hujan Muson (hujan musiman)

Angin ini terjadi karena adanya pergerakan semu tahunan matahari dengan garis balik utara dan garis balik selatan. Hujan ini turun dalam kurun waktu tertentu. Dam dari sebab inilah yang menyebabkan musim kemarau dan penghujan. Di negara kita, Indonesia juga sering terjadi angin muson. Yakni pada bulan Oktober sampai dengan April. Makanya biasanya pada bulan bulan ini sering kali datang hujan. Sedangkan selain pada bulan itu, negara kita berada pada musim kemarau. Selain itu, di beberapa negara Asia Timur juga terjadi angin muson pada bulan Mei sampai dengan Agustus.

5.    Hujan zenithal (hujan konveksi)

Hujan ini terjadi akibat adanya pertemuan angin pasat timur laut dengan angin pasat tenggara, sehingga membentuk gumpalan dan naik secara vertikal karena terkena pemanasan ke atas awan. Hal ini menyebabkan awan yang memiliki massa berat mengalami penurunan suhu, yang menyebabkan terjadinya proses kondensasi. Karena air yang menggumpal tadi sampai pada titik jenuhnya, akhirnya turunlah hujan. Karena letak turun hujan ini berada di atas garis khayal ekuator atau khatulistiwa, maka di namakan dengan hujan zenithal. Biasnaya daerah yang kerap di datangi dengan hujan zenithal ini memiliki iklim di negaranya adalah tropis seperti iklim di Indonesia dengan intensitas penyinaran matahari yang termasuk tinggi, sebab hampir setiap tahun mendapat penyinaran.

6.    Hujan asam

Biasanya hujan memiliki ph netral (7). Namun ada juga hujan yang memiliki ph rendah, yakni di bawah 5 atau 6 derajat keasaman. Inilah yang di namakan dengan hujan asam. Hal ini bisa terjadi ketika karbondioksida (CO2) yang berada di udara bisa larut dengan air hujan. Kemudian air hujan yang awalnya memiliki ph asam lemah (6) bereaksi dengan CO2 atau karbondioksida tadi dan hasilnya adalah air yang bertambah asam. Air yang memiliki ph di bawah 5 tadi naik ke atas awan dan menggumpal. Kala massa awan sudah melewati batas jenuh, jatuhlah ke permukaan bumi.
Manfaat hujan asam ini mampu mempercepat pelarutan mineral yang ada di dalam tanah, dimana sangat di butuhkan oleh flora dan fauna. Sayangnya hujan asam ini membawa dampak buruk pada manusia, yakni mempercepat proses korosi pada besi. Jika anda melewati papan reklame yang terpasang di toko toko yan sudah keropos, itu merupakan salah satu bukti hujan asam, Menjadi sangat berbahaya jika selalu terjadi hujan asam di tempat yang banyak jembatannya. Sebab bisa mengeroposkan pegangan jembatan (yang biasanya terbuat dari besi) tersebut.

7.    Hujan meteor

Hujan meteor akan terjadi ketika matahari terbenam, kemudian muncullah perseid dimana saat itu juga terlihat dengan jelas keberadaannya sistem tata surya seperti Planet Venus, Saturnus, Mars, juga bulan sabit di barat secara bersama sama. Perseid merupakan salah satu nama rasi bintang Perseus. Banyak orang beranggapan bahwa hujan meteor ini berasal dari arah munculnya rasi bintang tersebut.
Kecepatan meteor yang jatuh tersebut bisa mencapai 60 kilo meter per jam dengan keadaan cahaya yang terang dan panjang. Adanya hujan meteor ini menawarkan keindahan lain, yakni munculnya fireball. Ketika anda melihat cahaya yang paling terang dan paling besar berjalan di antara meteor meteor lainnya, itulah yang di namakan dengan fireball.

8.    Hujan buatan

Hujan yang di buat langsung oleh manusia dengan teknik menambahkan curah hujan. Caranya dengan penyemaian awan atau di kenal dengan cloud seeding atau membuat awan menggumpal dan di semai sehingga memberikan efek turun hujan. Hal ini kerap dilakukan di daerah yang membutuhkan hujan alami, namun sayangnya hujan tersebut tidak kunjung turun.

Cara menurunkan hujan ini melalui proses fisika, yakni dengan melibatkan proses tumbukan dan penggabungan (collision dan coalescence) kemudian di olah dengan proses pembentukan es atau ice nucleation. Lalu pemilihan awan yang memiliki kandungan air cukup banyak. Fungsinya agar massa yang di tambahkan tadi cukup untuk menurunkan hujan tersebut ke permukaan bumi yang memberikan dampak positif bagi kehidupan manusia. Seperti pada fungsi danau bagi kehidupan manusia yang di penuhi air dikarenakan turunnya hujan yang stabil sehingga tidak menyebabkan kekeringan.

17. Jelaskan karakteristik wilayah iklim menurut F Yunhghun dan W Koppen
Jawaban:  
Klasifikasi iklim menurut Koppen
Dasar yang digunakan Koppen untuk mengklasifikasikan iklim adalah curah hujan, temperatur udara, dan jenis tanaman khusus di suatu daerah. Koppen kemudian membagi kelas iklim atas lima wilayah iklim dan dinyatakan dengan simbol huruf sebagai berikut.
  1. Iklim A, yaitu iklim tropis. Iklim ini memiliki suhu terdingin  yang tidak kurang dari 18°C, curah hujan yang lebiih besar daripada evapotranspirasi tahunannya, serta tumbuhan yang beraneka ragam. Iklim A ini terbagi atas 3 jenis, yaitu iklim hutan tropis (Af), iklim musim/monsum (Am), dan iklim sabana (An).
  2. Iklim B, yaitu iklim kering atau gurun. Iklim ini terdpat di daerah gurun atau semi-arid (stepa) dengan jumlah penguapan lebih besar atau sama dengan jumlah curah hujan tahunan. Iklim B terbagi atas dua jenis, yaitu iklim stepa (Bs) dan iklim gurun (Bw).
  3. Iklim C, yaitu iklim sedang atau iklim hujan cukup panas. Suhu rata-rata bulanan terdingin adalah -3°C hingga 18°C sedangkan suhu rata-rata bulanan terpanasnya lebih besar dari 10°C. Iklim C terbagi atas 3 jenis, yaitu iklim hangat dengan kelembaban  sepanjang musim (Cf), iklim hangat dengan musim dingin yang kering (Cw), dan iklim hutan salju dengan musim dingin yang kering (Cs).
  4. Iklim D, yaitu iklim hutan salju sejuk. Suhu rata-rata bulanan terpanas adalah lebih dari 10°C dan bulan terdingin adalah -3°C. Iklim D terbagi atas dua jenis, yaitu iklim hutan salju dengan kelembaban sepanjang musim (Df) dan iklim hutan salju dengan musim dingin yang kering (Dw).
  5. Iklim E, yaitu iklim kutub (terdapat di daerah Artik dan Antartika). Suhu tidak pernah lebih dari 10°C dan tidak memiliki  musim panas yang benar-benar panas.

Iklim A, C, dan D memungkinkan untuk tumbuhnya berbagai jenis tumbuhan. Adapun iklim B sesuai untuk stepa, sedangkan iklim E sesuai untuk tanaman jenis lumut-lumutan.

Klasifikasi iklim menurut Junghuhn

Dasar klasifikasi iklim menurut Junghuhn adalah ketinggian dan kesesuaiannya dengan kehidupan (daya adaptasi) tumbuh-tumbuhan. Berikut ini adalah pengklasifikasian iklim menurut Junghuhn:
  1. Daerah panas, yaitu berketingian 0-600 mdpl dan bersuhu udara 26,3 - 22°C.
  2. Daerah sedang, yaitu berketinggian 600-1.500 mdpl dan bersuhu udara 22-17,1°C.
  3. Daerah sejuk, yaitu berketinggian 1.500-2.500 mdpl dan bersuhu udara 17,1-11,1°C.
  4. Daerah dingin, yaitu berketinggian lebih dari 2.500 mdpl dan bersuhu udara 11,1-6,2°C.
18. Jelaskan iklim kesesuaian  bagi kehidupan
Jawaban:
1.      Bidang Pertanian
Manfaat iklim dalam bidang pertanian diantaranya adalah sebagai berikut:
   
a.  Menentukan waktu tanam
   b.  Menentukan tanaman yang sesuai
Selain itu cuaca dan iklim juga memiliki dampak bagi pertanian
diantaranya:
    Dampak secara langsung yaitu dampak yang ditimbulkan oleh sesuatu unsur cuaca/iklim kepada kegiatan pertanian. Dampak lansung tersebut ada yang dirasakan seketika, dan ada yang dirasakan secara lambat.Misalnya curah hujan yang lebat atau terus menerus dapat menimbulkan tanah longsor saat itu, angin kencang menimbulkan kerusakan batang tanaman, dan adanya embun beku yang mengenai tanaman membuat daun dan batang tanaman menjadi kering.Dampak langsung yang diraskan secara lambat adalah kadar cuaca yang baru dirasakan setelah berkali-kali terjadi, misalnya tanah menjadi lembap setelah beberapa hari turun hujan, tanah menjadi kering setelah beberapa hari hujan makin berkurang.
    Dampak tidak langsung adalah dampak yang ditimbulkan oleh faktor lain tetapi faktor tersebut timbul berkaitan dengan cuaca/iklim yang terjadi, sedangkan kadar cuaca/iklim yang terjadi tersebut diperlukan bagi kegiatan pertanian pada waktu itu. Cuaca/iklim tidak hanya diperlukan tanaman saja tetapi hama , penyakit, tumbuhan parasit juga memerlukan cuaca/iklim. Sering terjadi bahwa kerusakan tanaman tidak karena cuaca saat itu secara langsung , tetapi karena timbulnya hama, penyakit, parasit yang justru hidup subur pada saat adanya cuaca yang dipelukan bagi tanaman dan kegiatan pertanian waktu itu. Dengan demikian gangguan tidak timbul dari cuaca, tetapi karena hama, penyakit, dan parasit yang hidup subur karena didukung cuaca waktu itu.


2.      Bidang Transportasi
Faktor-faktor cuaca dan iklim mempunyai peranan yang besar tehadap bidang transportasi. Seperti cuaca, suhu, arah dan kecepatan angin, awan, dan kabut sangat mempengaruhi kelancaran jalur penerbangan. Selain berpengaruh terhadap penerbangan, faktor cuaca dan iklim berpengaruh pula terhadap transportasi laut. Seperti arah dan kecepatan angin, tinggi gelombang, badai dan lain-lain.

3.      Bidang Telekomunikasi
Faktor cuaca dan iklim berpengaruh pula terhadap bidang telekomunikasi. Seperti arus angin dapat dimanfaatkan untuk berkomunikasi antar daerah dengan menggunakan telepon angin.Pengaruh lain yaitu kondisi cuaca yang kurang baik dapat mengganggu jaringan telekomunikasi. Misalnya saat kondisi hujan atau mendung sinyal Handphone menjadi melemah.

4.      Bidang Pariwisata
Faktor cuaca dan iklim berpengaruh pula terhadap bidang pariwisata. Seperti cuaca cerah, banyak cahaya matahari, kecepatan angin, udara sejuk, kering, panas, dan sebagainya sangat mempengarui terhadap pelaksanaan wisata, baik wisata darat maupun laut
19. dampak perubahan iklim global
Jawaban:
Dampak perubahan iklim secara global, antara lain sebagai berikut.
a.    Mencairnya bongkahan es di kutub sehingga permukaan laut naik.
b.    Air laut naik dapat menenggelamkan pulau dan menghalangi menga lirnya air sungai ke laut dan pada akhirnya menimbulkan banjir di dataran rendah.
c.    Suhu bumi yang panas menyebabkan mengeringnya air permukaan sehingga air menjadi langka.
d.    Meningkatnya risiko kebakaran hutan.
e.    Mengakibatkan El Nino dan La Nina.
f.     Terjadinya perubahan pada cuaca dan iklim.

20. Jelaskan proses  terjadinya siklus
Jawaban:

21. Jelaskan manfaat air tanah/sungai dalam kehidupan sehari-hari
Jawaban:
1.    Merupakan bagian yang penting dalam siklus hidrologi,
2.    Menyediakan kebutuhan air bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan,
3.     Merupakan persediaan air bersih secara alami,
4.    Untuk keperluan hidup manusia (minum, memasak dan mencuci),
5.    Untuk keperluan industri (industri tekstil dan industri farmasi), dan
6.     Untuk irigasi pada sektor pertanian.
22. sebutkan beberapa manfaat dan upaya pelestarian DAS
Jawaban:
23. Jelaskan manfaat gelombang dan arus laut
Jawaban:
1. Perikanan
Manfaat arus laut banyak digunakan di bidang perikanan oleh para nelayan yang akan melaut untuk menangkap ikan. Pergerakan arus laut biasanya berbanding lurus dengan keberadaan plankton sebagai santapan ika. Dimana hal ini berarti dimana terdapat banyak plankton maka akan banyak ikan disana sehingga para nelayan bisa pulang dengan membawa banyak ikan.
2. Pertanian
Dalam pertanian khusus untuk para petani yang menjadikan laut sebagai lahan budidayanya seperti budidaya rumput laut dan kerang maka arus laut sangat penting bagi para petani untuk menentukan pasang surut air agar budidaya mereka tidak hanyut di bawa oleh arus laut. Dalam sektor pertanian arus laut sangat menentukan bagi hasil budidaya para petani, disini para petani di haruskan waspada agar tidak mengalami kerugian akibat arus laut yang tidak di ketahui sebelumnya.
3. Pariwisata
Untuk pariwisata arus laut juga memiliki fungsi untuk menentukan tempat yang cocok  di jadikan tujuan wisata. Banyak orang yang melakukan wisata untuk melihat tempat yang bisa melakukan diving, selancar dan olah raga laut lainnya. Jadi arus laut di bidang pariwisata bermanfaat untuk menarik perhatian pengunjung. Bagi para olahragawan arus laut selalu menjadi intaian mereka untuk menikmati alunan ombak saat akan berselancar. Saat berselancar di lau tentu menjadi momen yang menyenangkan jika termasuk bagian dari hobi mereka.


4. Pelayaran
Saat akan berlayar para nahkoda pasti akan mempelajari arus laut terlebih dahulu. Baik untuk nahkoda yang membawa kapal kecil maupun kapal yang besar. Para nahkoda tentu tidak ingin dalam perjalanan pelayarannya terbentur dengan ombak dan arus laut.
5. Energi
Banyak juga negara – negara di luar seperti negara Belanda yang memanfaatkan arus laut sebagai sumber energi. Negara ini menjadikan arus luar sebagai sumber pembangkit tenaga listrik. Sedangkan di Indonesia sendiri masih dalam tahap percobaan.
6. Iklim
Arus laut juga memepengaruhi iklim di suatu negara seperti negara jepang dan dataran eropa yang terkena dampak dari arus laut tersebut.
24. Jelaskan beberapa penyebab daerah rawan bencana
Jawaban:
1. Alam
Bencana alam murni penyebab utamanya adalah alam itu sendiri. Contoh bencana alam murni adalah gempa bumi, tsunami, badai atau letusan gunung berapi. Bencana-bencana tersebut bukan disebabkan oleh ulah negatif manusia.

2. Perbuatan Manusia
Bencana alam yang terjadi karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Bukan berarti bencana ini dibuat oleh manusia tetapi akibat dari ulah manusia atau dipicu dari perbuatan manusia, seperti penebangan hutan secara liar, penambangan liar, pengambilan air tanah secara berlebihan dan lain-lain. Perbuatanperbuatan tersebut lambat laun akan menyebabkan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, atau erosi tanah.





25. Sebutkan beberapa mitigasi bencana, gempa, tsunami, gunung berapi dan longsor
Jawaban:
1. BENCANA BANJIR
Apa yang dilakukan sebelum terjadi banjir
·         Perhatikan ketinggian rumah Anda dari bangunan yang rawan banjir.
·         Tinggikan panel listrik
·         Hubungi pihak berwenang apabila akan dibangun dinding penghalang di sekitar wilayah Anda.
Apa yang dilakukan pada saat terjadi bencana banjir?
* Apabila banjir akan terjadi di wilayah Anda:
·         Simak informasi dari radio mengenai informasi banjir
·         Waspada terhadap banjir yang akan melanda. Apabila terjadi banjir bandang, beranjak segera ke tempat yang lebih tinggi; jangan menunggu instruksi terkait arahan beranjak.
·         Waspada terhadap arus bawah, saluran air, kubangan, dan tempat-tempat lain yang tergenang air. Banjir bandang dapat terjadi di tempat ini dengan atau tanpa peringatan pada saat hujan biasa atau deras.
* Apabila Anda harus bersiap untuk evakuasi:
·         Amankan rumah Anda. Apabila masih tersedia waktu, tempatkan perabot di luar rumah. barang yang lebih berharga diletakan pada bagian yang lebih tinggi di dalam rumah.
·         Matikan semua jaringan listrik apabila ada instruksi dari pihak berwenang. Cabut alat-alat yang masih tersambung dengan listrik. Jangan menyentuh peralatan yang bermuatan listrik apabila Anda berdiri di atas air.
* Apabila Anda harus meninggalkan rumah:
·         Jangan berjalan di arus air. Beberapa langkah berjalan di arus air dapat mengakibatkan Anda jatuh. Apabila Anda harus berjalan di air, berjalanlah pada pijakan yang tidak bergerak. Gunakan tongkat atau sejenisnya untuk mengecek kepadatan tempat Anda berpijak.
·         Jangan mengemudikan mobil di wilayah banjir. Apabila air mulai naik, abaikan mobil dan keluarlah ke tempat yang lebih tinggi. Apabila hal ini tidak dilakukan, Anda dan mobil dapat tersapu arus banjir dengan cepat.
2. BENCANA TANAH LONGSOR
Apa yang dilakukan sebelum terjadi tanah longsor
1. Waspada terhadap curah hujan yang tinggi
2. Persiapkan dukungan logistik
·         Makanan siap saji dan minuman
·         Lampu senter dan baterai cadangan
·         Uang tunai secukupnya
·         Obat-obatan khusus sesuai pemakai
3. Simak informasi dari radio mengenai informasi hujan dan kemungkinan tanah longsor.
4. Apabila pihak berwenang menginstruksikan untuk evakuasi, segera lakukan hal tersebut.

Apa yang dilakukan pada saat terjadi tanah longsor
1.    Apabila Anda di dalam rumah dan terdengar suara gemuruh, segera ke luar cari tempat lapang dan tanpa penghalang
2.    Apabila Anda di luar, cari tempat yang lapang dan perhatikan sisi tebih atau tanah yang mengalami longsor.
Apa yang dilakukan sesudah terjadi tanah longsor
1.    Jangan segera kembali ke rumah Anda, perhatikan apakah longsor susulan masih akan terjadi.
2.    Apabila Anda diminta untuk membantu proses evakuasi, gunakan sepatu khusus dan peralatan yang menjamin keselamatan Anda.
3.    Perhatikan kondisi tanah sebagai pijakan yang kokoh bagi langkah Anda.
4.    Apabila harus menghadapi reruntuhan bangunan untuk menyelamatkan korban, pastikan tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk atau menunggu pihak berwenang untuk melakukan evakuasi korban.
3. BENCANA GUNUNG MELETUS 
Apa yang dilakukan sebelum terjadi letusan gunungapi
1.    Memperhatikan arahan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait dengan perkembangan aktivitas gunungapi.
2.    Persiapkan masker dan kacamata pelindung untuk mengantisipasi debu vulkanik.
3.    Mengetahui jalur evakuasi dan shelter yang telah disiapkan oleh pihak berwenang.
4.    Mempersiapkan skenario evakuasi lain apabila dampak letusan meluas di luar prediksi ahli.
5.    Persiapkan dukungan logistik:
·         Makanan siap saji dan minuman
·         Lampu senter dan baterai cadangan
·         Uang tunai secukupnya
·         Obat-obatan khusus sesuai pemakai
Apa yang dilakukan pada saat terjadi letusan gunungapi
1.    Pastikan anda sudah berada di shelter atau tempat lain yang aman dari dampak letusan.
2.    Gunakan masker dan kacamata pelindung
3.    Selalu memperhatikan arahan dari pihak berwenang selama berada di shelter.
Apa yang dilakukan sesudah terjadi letusan gunung
1.    Apabila Anda dan keluarga harus tinggal lebih lama di shelter, pastikan kebutuhan dasar terpenuhi dan pendampingan khusus bagi anak-anak dan remaja diberikan. Dukungan orangtua yang bekerjasama dengan organisasi kemanusiaan dalam pendampingan anak-anak dan remaja sangat penting untuk mengurangi stres atau ketertekanan selama di shelter.
2.    Tetap gunakan masker dan kacamata pelindung ketika berada di wilayah yang terdampak abu vulkanik.
3.    Memperhatikan perkembangan informasi dari pihak berwenang melalui radio atau pengumuman dari pihak berwenang.
4.    Waspada terhadap kemungkinan bahaya kedua atau secondary hazard berupa banjir lahar dingin. Bencana ini dipicu oleh curah hujan tinggi dan menghanyutkan material vulkanik maupun reruntuhan kayu atau apapun sepanjang sungai dari hilir ke hulu. Perhatikan bentangan kiri dan kanan dari titik sungai mengantisipasi luapan banjir lahar dingin.

4. BENCANA TZUNAMI

Cara Deteksi Tzunami Sejak Dini
1.    Lihat posisi gempa, jika terjadi dipermukaan laut maka akan lebih berisiko terjadi tsunami.
2.    Lihat kekuatan gempa semakin besar maka kemungkinan terjadi tsunami pun akan semakin besar, Namun ini tidak mutlak.
3.    Terjadinya surut air laut yang mendadak setelah gempa.
4.    Hewan bertingkah aneh, sebenarnya ini belum terbukti namun banyak yang mengemukakan perihal teori ini.
Apa yang dilakukan sebelum dan pada saat terjadi tsunami
1.    Nyalakan radio untuk mengetahui apakah tsunami terjadi setelah adanya gempabumi di sekitar wilayah pantai.
2.    Cepat bergerak ke arah daratan yang lebih tinggi dan tinggal di sana sementara waktu.
3.    Jauhi pantai. Jangan pernah menuju ke pantai untuk melihat datangnya tsunami. Apabila Anda dapat melihat gelombang, anda berada terlalu dekat. Segera menjauh.
4.    Waspada- apabila terjadi air surut, jauhi pinggir pantai. Ini merupakan salah satu peringatan tsunami dan harus diperhatikan.
Apa yang dilakukan setelah terjadi tsunami
1.    Jauhi area yang tergenang dan rusak sampai ada informasi aman dari pihak berwenang.
2.    Jauhi reruntuhan di dalam air. Hal ini sangat berpengaruh terhadap keamanan perahu penyelamat dan orang-orang di sekitar.
3.    Utamakan keselamatan dan bukan barang-barang Anda.
5. BENCANA GEMPA BUMI
A) Apa yang dilakukan sebelum terjadi gempa bumi
Kita tidak dapat mengetahui kapan gempa akan terjadi sehingga persiapan menjadi sangat penting untuk menyelamatan jiwa, mengurangi korban luka, maupun kerusakan infrasturktur. Ada 6 langkah untuk persiapan.

1. Cek potensi bahaya di rumah
2. Identifikasi tempat aman di dalam dan luar rumah
3. Bekali pengetahuan diri sendiri dan anggota keluarga
4. Siapkan dukungan logistik darurat
5. Merencanakan mekanisme komunikasi darurat
6. Bantu komunitas untuk siap siaga

B) Apa yang dilakukan pada saat bencana
Tetap berada di tempat yang menurut Anda aman selama terjadi gempa. Waspadai gempa susulan yang terkadang guncangannya lebih kuat. Perhatikan langkah Anda ke tempat aman lain dan tetap berada di sekitar tempat itu sampai guncangan berhenti dan Anda dapat keluar dengan aman.

Ketika di dalam ruangan
1.    Merunduk hingga menyentuh lantai; cari perlindungan di bawah meja atau perabot lain yang kuat; dan tunggu hingga guncangan berhenti. Apabila tidak ada meja atau perabot untuk berlindung, lindungi kepala anda dengan lengan kemudian merayap menuju ruangan.
2.    Jauhi gelas, jendela, atau apa pun yang mungkin memjatuhi Anda.
3.    Tetap di tempat tidur apabila terjadi gempa, lindungi kepala Anda dengan bantal. Apabila ada kemungkinan benda berat akan menimpa Anda, segera menuju ke sisi terdekat yang aman.
4.    Tetap di dalam ruang hingga guncangan berhenti, dan keluarlah ketika sudah aman. Penelitian menunjukkan bahwa banyak orang terluka karena mereka berusaha untuk menuju ke lokasi yang berbeda atau berusaha ke luar bangunan.
5.    Waspadai segala kemungkinan yang timbul akibat arus pendek.
6.    JANGAN menggunakan lift.
Ketika di luar ruangan
1.    Tetaplah di luar
2.    Jauhi dari gedung, lampu jalan, atau jaringan berkabel.
3.    Ketika di luar, tetaplah di luar hingga guncangan berhenti. Bahaya paling besar berada langsung di luar bangunan; pada pintu keluar, exterior sepanjang dinding luar.
Jika Di dalam kendaran
1.    Menepi dan berhenti segera. Tetap tinggal di dalam kendaraan. Hindari berhenti di dekat atau di bawah bangunan, pohon, jembatan, atau pun jaringan berkabel.
2.    Lanjutkan berkendara setelah gempa berhenti. Hindari jalan, jembatan, atau halangan yang telah rusak akibat gempa.
Ketika terjebak di dalam reruntuhan
1.    Jangan menyalakan api
2.    Jangan bergerak atau apa pun yang menimbulkan debu
3.    Tutupi mulut Anda dengan sapu tangan atau kain
4.    Munculkan suara pada pipa atau dinding sehingga tim SAR dapat mencari posisi Anda. Gunakan peluit apabila tersedia. Berteriak adalah jalan terakhir yang dapat dilakukan, tapi hal ini dapat menyebabkan akan menghirup debu.
C) Apa yang dilakukan setelah terjadi bencana
1.    Siaga kemungkinan yang terjadi setelah gempa. Gelombang guncangan kedua biasanya kurang mematikan tetapi dapat lebih kuat untuk memberikan kerusakan tambahan hingga memperlemah struktur bangunan dan dapat terjadi pada satu jam pertama, beberapa hari, minggu, bahwa bulan setelah gempa.
2.    Dengarkan radio atau televisi yang bisa diakses. Perhatikan informasi terkini terkait respon darurat.
3.    Gunakan telpon untuk panggilan darurat
4.    Buka laci lemari secara hati-hati. Waspadai benda-benda yang dapat menjatuhi Anda.
5.    Jauhi area yang hancur. Jauhi area yang hancur kecuali memang kehadiran Anda dibutuhkan oleh pihak berwenang, seperti kepolisian, pemadam kebakaran, atau tim SAR. Kembalilah ke rumah apabila pihak berwenang mengatakan bahwa kondisi telah aman.
6.    Bantu korban luka atau yang terjebak. Ingat untuk selalu membantu tetangga atau siapa pun yang membutuhkan pertolongan khusus seperti anak-anak, orang tua, atau orang cacat. Berikan pertolongan pertama secara tepat. Jangan pindahkan korban yang terluka serius untuk menghindari luka yang lebih parah. Carilah bantuan kepada tim medis yang lebih ahli.
7.    Bersihkan cairan yang berbahaya. Tinggalkan lokasi yang berbau cairan berbahaya seperti gas atau cairan kimia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar